Biopsi Terpandu CT
Biopsi terpandu CT adalah pengambilan sampel jaringan menggunakan jarum yang diarahkan dengan bantuan gambar CT. Prosedur ini memungkinkan jarum mencapai lesi di dalam tubuh secara akurat tanpa operasi terbuka.
Indikasi umum
Biopsi terpandu CT dilakukan untuk memastikan jenis lesi, misalnya tumor di paru, hati, ginjal, kelenjar getah bening, atau tulang. Hasil sampel dikirim ke laboratorium patologi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Prosedur ini sering dipilih karena lebih ringan daripada operasi dan dapat dilakukan sebagai tindakan rawat jalan pada banyak kasus.
Jalannya prosedur
Pasien berbaring di meja CT, dan area sasaran dipindai untuk menentukan jalur jarum yang aman. Area kulit dibersihkan dan dibius lokal sebelum jarum dimasukkan.
Dokter memasukkan jarum secara bertahap sambil sesekali melakukan pemindaian untuk memastikan posisi. Setelah sampel diambil, area ditekan dan dipantau sebentar.
Risiko dan perawatan setelah tindakan
Risiko yang mungkin terjadi antara lain perdarahan kecil, nyeri, atau pneumotoraks pada biopsi paru. Dokter akan menjelaskan risiko spesifik sebelum tindakan dan meminta persetujuan tertulis.
Setelah tindakan, pasien diminta beristirahat dan segera melapor bila muncul nyeri hebat, sesak napas, atau perdarahan yang tidak berhenti.
Poin penting
- Dilakukan oleh tim dokter khusus.
- Ada risiko perdarahan kecil yang akan dijelaskan sebelum tindakan.
Informasi edukatif, bukan pengganti saran dokter.